Minggu, 24 Oktober 2010

Menguping, ternyata Bermanfaat

Sekarang saya sedang duduk manis sambil online dan menguping sebuah pembicaraan yang sangat membangun dari seorang mahasiswa STKS. Seorang mahasiswa yang saya pikir loyal dan peduli kepada STKS. STKS kampus tercinta. Memang agak kurang etis dan kurang sopan jika saya begini dan begini, mendengarkan celoteh dan unek-unek orang, lalu menuangkannya dalam sebuah tulisan yang bisa diakses semua orang di seluruh dunia. Sebuah usaha, sebuah konspirasi, dan sebuah peryataan sikap yang menuju dan tertuju pada sebuah perubahan yang sangat sulit terjadi.


Sebuah Konspirasi, konspirasi yang tidak jelas dan menurut saya tidak bertujuan. Orang-orang yang peduli ini, jumlahnya ada 4 orang, mengkritisi dan mengomentari STKS habis-habisan, mulai dari mahasiswanya yang berlaku tidak sopan di kosan, dan sebagainya, sampai kepedulian lembaga kepada mahasiswa yang berbuat tidak sesuai dengan harapan masyarakat sekitar kampus. Mereka hanya mengeluarkan celotehnya di sini, dan berkoar-koar tidak jelas, dengan rencana akan menyampaikannya ke pihak Lembaga. Mudah-mudahan kesampaian.

Hanya sebuah wacana. Iya, kebanyakan mahasiswa sangat berani berbicara di belakang panggung, namun sama sekali tidak bernyali ketika dituntut untuk menyampaikannya secara terbuka dan langsung di depan lembaga. Sangat tidak bertanggung jawab. Ada apa yang terjadi sebenarnya? Mahasiswa takut atau ditakuti?

Untuk mahasiswa yang takut menurut saya itu wjar, karena arahnya memang wajar. Yang pertama takut diganggu nilainya, dan yang kedua mungkin takut dikeluarkan. Dan sebenarnya kedua hal inilah yang menakuti mahasiswa. Tidak ada kebebasan berpendapat lagi. Kebebasan berpendapat itu tidak ada, atau memang orang-orang tadi yang beraninya main di belakang?

Jangan seperti itulah, hal itu akan membuat dan menurunkan derajat mahasiswa. Kalau memang belum berani dan belum saatnya untuk menyampaikannya langsung kepada pihak yang bersangkutan. Sampaikanlah dulu kepada dirimu sendiri. Melalui buku harian mungkin atau bisa juga blog. Karena dengan menyampaikan, maka beban di dalam kepala kita akan berkurang dan akan menjado lebih ringan. Ini yang terjadi pada 4 orang tadi.

Mereka menyampaikannya pada orang yang saya anggap tidak tepat. Jika salah satu dari mereka berbicara, maka 3 orang lainnya akan menambahkan secara tidak jelas, dan bahkan memanas-manasi yang bicara tersebut, sehingga bisa saja maksud dan tujuan utama dari apa yang akan disampaiikan melebar menjadi sebuah masalah baru yang bisa saja menimbulkan sebuah perpecahan bagi yang mendengarnya. Dalam hal ini saya sebagai orang yang menguping pembicaraan mereka itu merasa tersinggung dengan beberapa bagian kata-katanya yang mengarah dan menjatuhkan Suku Makassar, Suku Saya. Untung saja, saya masih bisa menahan dan menganggap celotehan mereka sebagai buah dari kegagalan pendidikan yang selama ini mereka kenyam.

Mudah-mudahan mereka diberi kekuatan dan kemampuan untuk menyampaikan semua keluh kesahnya terhadap STKS dan keluah kesah masyarakat sekitar STKS yang mereka ketahui, langsung kepada pihak STKS. Saya harap dan saya do'akan mudah-mudahan mereka juga diberi pengetahuan agar tidak suka mengumbar sesuatu yang belum jelas dan belum pasti kepada siapapun dan membahasnya di tempat umum. Untung saja saya itu masih bisa menahan diri, dan tidak bertindak langsung disini. Kalau saya mengatakan bahwa suku saya itu baik, maka hal itu akan saya tampilkan dari diri saya. Dan jika saya melanggarnya, maka itu berarti saya meng-IYA-kan kata-kata orang yang tidak bertanggung jawab tersebut.

STKS... oh... STKS....

15 komentar:

Rahmah El Adzkia mengatakan...

"Kalau saya mengatakan bahwa suku saya itu baik, maka hal itu akan saya tampilkan dari diri saya. Dan jika saya melanggarnya, maka itu berarti saya meng-IYA-kan kata-kata orang yang tidak bertanggung jawab tersebut."

Like this lah,..karena jujur,..meski orng Sulawesi,..sy juga agak sungkan ngobrol bnyk sm anak Makasr,..tkut salah paham,..hehe,..

So,..smg ttp komit dgn kata2 diatas,..^_^

kisah abu nawas mengatakan...

mnenguping itu lumayan juga ya

Muhni mengatakan...

Rahmah: Kenapa sungkan? Harusnya beralasan kan? Gpp share sama saya, mungkin saling mengetahui antarkebudayaan akan mempermudah komunikasi dan sosialisasinya...

Kisah Abunawas: Hahaha, paling tidak ada ilmu baru....

mHyA bEiiBebH mengatakan...

mang itu orang ngomong apa ttg suku qt....?????
wadduuhhh cari2 gara2 bgt tuhh....
kalo d diamin malah bkin dy menjadi2...

singgungmie sj muhni....
tanya baek....
orang Makassar itu siri'jie na pacce...
keras tapi bermoral....

Awaluddin Jamal mengatakan...

kita tidak usah menyalahkan orang2 yang berkomentar tentang "suku kita".., apalagi karena kebanyakan yang di komentari memang benar.., mau bukti ???

cukup tunjukkan saja kalau "tidak semua" suku kita itu seperti yang dia bilang, jadi nanti kalau cerita lagi, tidak pake bawa2 suku mi.., cukup orangnya saja.., misalnya si becce ato si aco.., :D

kisah abu nawas mengatakan...

menguping memang asik sob hehe

Muhni mengatakan...

@mia: Siri' na PAcce tetap di junjung tinggi, namun kita juga harus membuktikan kalau sikap yang kampungan dan main labrak itu bukan budaya kita, masa' langsung di labrak orang... biasakan selesaikan masalahmu dengan bicara dan berpikir... OKOKOK

@k'awal: cukup itu yang saya buktikan sekarang. tidak langsung menghakimi saat itu juga. Saya sudah laksanakan itu....

@kisah abu nawas: iya sob...

si biskut mengatakan...

orang suku makasar ya..biasanya aku itu suka mendengar lagu hip hop dari Art2Tonic gitu.salam sobat bro.Nice blog.(owh ya kalau itu Ambonwenna juga dari makasar ya bagus2 gitu)

kisah abu nawas mengatakan...

semoga saja diberi kekuatan sob

Young Moslem Enterpreneur mengatakan...

sangat sempit sekali... zaman kayak gini masih bawa bawa bawa nama suku ckckckckck.....
Yang jelas buat sobat muhni enjoy aja lah... gak usah dipikirin apa kata mereka. toh mereka bs nya hanya berkoar di belakang, tapi takut untuk berkata di depan. sudahlah...
tunjukkan saja bukti kepada mereka...
Just do it itu saja, gk lebih...

Muhni mengatakan...

si biskut: Iya, saya asli makassar... iya art2tonic bagus, sy jg suka...
(ambonwenna, g tau tugh sob)
Salam semangat selalu

kisah abu nawas: Sampai sekarang masih diberi kekuatan sob.... dan harus kuat.. Orang Indonesia itu kuat semua... :)

Young Moslem Enterpreneur: Thx sob, iya sob, anytime sy enjoy menghadapi anythings...
kalo aja mereka berani langsug aja ngomong di depan saya, saya g akan sungkan utk menyelesaikannya sendiri, kalo perlu secara adat Makassar....
dan saya rasa, saya berhasil mengontrol emosi, togh, sampe sekarang mereka hanya diam, g berani...
But enjoy lah diriku ini...

kisah abu nawas mengatakan...

tapi terlalu banyak menguping juga tak baik.
terutama hal yang jelek

Muhni mengatakan...

kisah abu nawas: iya sob... thx y

bocahbancar mengatakan...

Hmm... Sulawesi dan Jawa itu bersaudara,, :D

Muhni mengatakan...

bocah bancar: saya menganggap semua orang baik itu saudara... walaupun keluarga kalo jahat, yah mw gimana lagi...

Posting Komentar

Terima Kasih Telah Berkunjung Ke Blog Saya

"Magical Template" designed by Blogger Buster